Minggu, 13 Juli 2008

10 Fresh Hits Nah!: Fresh Jelang Era Millenia!!


Tittle : 10 Fresh Hits Nah!

Format : kompilasi various artist

Label : Aquarius Musikindo, 1999


Anda ingat? Di pengujung dekade 90-an album kompilasi menjadi sebuah tren yang tak bisa dibilang jelek. Sony Music (kini SonyBMG) merilis album Indie Ten pada 1998. Tak disangka, album salah pilih single ini meledak di pasaran. Dengan cover album pas-pasan dan single Tak Ingin dari Wong, album ini melahirkan superband Padi, Sobat. Belum lagi Caffeine dan Cokelat. Lalu album ini dilanjutkan dengan jilid kedua dan tiga yang gagal mengulang sukses penjualan, dan gagal melahirkan band-band penting di Tanah Air.

Setahun kemudian Aquarius seolah mengekor jejak dengan 10 Fresh Hits Nah! Album ini dimata saya sangatlah special. Lebih variatif, tak melulu dalam format band. Mau solois cewek? Ada Ninis dengan Sudahlah, ciptaan Melly Goeslaw. Tak dinyana, empat tahun kemudian, Sudahlah didaur ulang Marcell dalam debut album perdananya, dengan adaptasi lirik maskulin. Jangan lupa, di album ini ada penyanyi bersuara 'aneh' tERe, membawa karya ciamik duo sohib Beby Romeo dan Ahmad Dhani, Sendiri. Di album ini, Sendiri sama sekali 'tidak bunyi'. Uniknya, dua tahun kemudian Sendiri versi panjang (karena durasinya lebih panjang sekian puluh detik) muncul di album Awal Yang Indah. Dan saat dibuat video klip, teteup memakai yang versi Fresh Hits Nah!

Ada lagi duo manis Zoel dan Fenty mengusung Satukan Rasa. Lagu dengan lirik yang jauh lebih pakem dan berkelas ketimbang band cemen yang belakangan menjamur ini diaransemen orang-orang penting negeri ini. Keyboard oleh Erwin Gutawa dan bass by Indro, dua nama yang menghantarkan KD menuju konser tunggalnya! Formasi kelompok vokal diisi oleh Trap's, single Saling Memiliki dikemas apik meski gagal jualan di pasar sebagai first hit. Lalu Elfonda Mekel alias Once (ada yang nggak kenal dengan nama ini? Go to the ocean!) tampil dengan Anggun sebagai second single. Dengan lirik bergaya sastrais torehan Ahmad Dhani (entah kalau dia mencomot barisan kata milik Gibran), dan suara latar ajaib dari Beby membuat penampilan Once dalam lagu pertamanya ini sangat optimal. Side B dibuka dengan lagu upbeat dengan susunan lirik nan apik, Di Sini by Rafael. Karakter vokalnya memang kurang khas namun ialah yang mencipta melodinya. Lima tahun kemudian Sahrul Gunawan mendaur ulang lagu ini di album Sentuhan baru. Hey, kalaukamu dengar track pembuka album ini kok kayaknya ada Padi ya? Mr.Q band asal Surabaya yang mengusung kebebasan pilihan hidup dalam liriknya, adalah band lawas Fadly sebelum akhirnya ia menjadi front man Padi. Keren kan?

Apa lagi yang menarik dari album ini? Suara almarhumah Nita Tilana!!! Ia menjadi backing vocal Inggit di track pamungkas ciptaan Nugie, Lagu Hidup. Semakin menarik, lantaran cover album ini dibuat dua warna! Versi pink, seperti yang saya punya, dan versi biru tua yang kalem maskulin. Seperti di sampul depannya ada gambar cowok dan cewek, begitulah dua warna ini diperuntukkan. Yang pink menyasar para pere, yang biru tua untuk para cowok. Kalau kemudian saya beli yang pink, salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?

Inilah mahakarya Aquarius yang kurang direspon pasar. Secara tahun 1999 pasar musik kita bubruk gara-gara krisis moneter. Belum lagi gaung Bahasa Kalbu, Keliru, dan Dan yang menggamit platinum terlalu sulit untuk dibantah album lain. Untunglah saya membeli kaset berpitanya sebagai dokumentasi pribadi saya. Meski teman-teman saya bilang, “Beli kaset apaan sih?!”

Music meter: 7/10

Tidak ada komentar: